Sebelum saya mempresentasekan langkah-langkah pengajaran singkat ini, si pembaca perlu tau bahwa kalimat-kalimat yang saya gunakan belum begitu formal; dengan alasan, agar si pembaca mudah memahaminya. Lets Read.

Menurut banyak orang, belajar speaking itu sangat rumit dan belum tentu dengan sekali atau duakali kursus maka akan membantu. Nah kawan, di sini saya coba membantu anda baik tim pengajar ataupun pelajar agar lebih mudah berspeaking dengan konsep yang saya terapkan. 

Di sini saya menggunakan bantuan Power point sebagai tool sedangkan pemicunya adalah Hyperlink. Penasaran dengan cara bermainnya? Mari langsung saja ke TKP J 

method speaking english
method speaking english


Untuk menggunakan Hyperlink from word to word, guru harus menjelaskan terlebih dahulu tentang kalimat sederhana. yang mana, kalimat tersebut menggunakan subject “Saya ( I )”. Subject ini special dan harus di pakai secara terus menerus dalam contoh kalimat atau bahkan pada tes. Dengan alasan, pertama subject ini lebih mudah dimengerti sebab sering diuncap secara alami dari siswa dan yang ke-dua adalah “Saya ( I )” merupakan keterlibatan siswa dalam sebuah percakapan sehari-hari baik itu curhat, ngomel, benci, suka, senang dll. 

Lebih dari itu, guru perlu memberikan penerangan tentang kata kerja dalam sebuah struktur kalimat. Bila perlu, guru memberikan arti pada setiap kata kata J agar siswa menemukan arti arti sebenarnya. 

Contoh:
Berikan sejumlah contoh lain yang sesuai dan logis dalam penggunaan bahasa. Kemudian ditulis dan di garis bawahi di papan tulis tepat seperti pada contoh di atas. Selanjutnya adalah jika ada pertanyaan mengenai kata “OF” dan “AM”, maka guru wajib memberitahukan dengan contoh yang sederhana agar siswa mengerti. Setelah itu adalah TES dengan menggunakan HYPERLINK PP.

Talenta guru dalam kreativitas proses pengajaran di kelas akan di pertaruhkan di sini. Berhasil atau tidak?

USING HYPERLINK PP ON ENGLISH TEST  26 on one round/ 15 on two round

Step 1: 
Berikan nomor secara acak (1-26) atau dalam bahasa kasarnya RANDOMLY seperti Arisan. Ini memudahkan agar siswa yang memiliki nama dengan awalan “A” pada daftar hadir tidak selalu menjadi yang pertama. Secara psikologis cara ini membantu siswa yang lain agar selalu siap dalam setiap test.

Step 2 :
Si nomor 1 menjadi orang pertama yang akan meng-klik nomor yang dituju sesuai keinginannya terdapat pada Layar PP tersebut. Ketika muncul kata maka guru wajib mengartikannya dalam bahasa Indonesia.


Step 3 :
Kata yang muncul pada layar akan membuat siswa agar segera menyusun kalimat secara lisan. Dan guru mampu melihat berapa detik yang siswa butuhkan dalam menyusun kata menjadi kalimat.  Count-up terdapat pada sudut kanan layar.

Step 4 :
Guru menilai kemampuan siswa dari speakingnya : logis gak kalimatnya? Pronunciationnya bagus gak? (HOLISTIC SCORE IS USED HERE).

I MAKE CAKE WITH MY MOM 



Langkah-langkah di atas hanya sebagai contoh untuk HYPERLINK word to word. Uji coba berikutnya adalah dari picture to picture (sequence) dan kemudian Video to Video.
   
 hai Reader, cara-cara selanjutnya bisa dikembangkan oleh guru itu sendiri.

Hanya dengan menambahkan contoh yang lain seperti WILL, WANT, HAVE TO, CAN, dan seterusnya, namun tetap dengan penggunaan subject “saya (I)”. thanks for reading. You can practice here in class. Please develop and design it based on your imagination and talent in teaching English.   

2 komentar:

  1. setelah membaca tulisan ini ada beberapa hal yang ingin saya sharekan: pertama, semua metode bagus dalam belajar namun perlu adanya ketepatan penempatan metode yang disesuaikan dengan setting dari tempat belajar. kedua, saya inginkan menyampaikan bahwa metode ini bagus sekali, karena seperti yang dikatakan oleh Prof. Correl ANN dalam bukunya DIfferentiated Instruction (DI) bahwa all sizes instruction lebih baik dari pada one sizes instruction dan tulisan ini merukan masuk dalam kategori metode DI. (endang Iryani, M.Pd (pengajar dan staf Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks sir, :) it's exciting comment
      i'd like to know more about Prof Ann. Who is she? and what the best method she has conducted? share to me please sir

      Hapus